FLU BURUNG

Apa itu Flu Burung?

  • Flu burung atau Avian influenza adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A (sub Type H5N1).
  • Umumnya tipe ini ditemukan pada burung dan unggas, dan juga dapat menyerang manusia

Bagaimana virus ini tertular kepada manusia?

  • Virus ini dapat ditemukan dalam kotoran, air liur, dan lendir pernafasan burung dan unggas yang sakit.
  • Kontak langsung dari burung/unggas yang sakit.
  • Kontaminasi lingkungan oleh virus.

Apa saja gejala dan bahayanya pada manusia?

  • Demam, sakit tenggorokan, batuk, ber-ingus, nyeri otot, sakit kepala, lemas.
  • Dalam waktu singkat penyakit ini dapat menjadi lebih berat berupa peradangan di paru-paru (pneumonia).
  • Apabila tidak dilakukan tatalaksana dengan baik dapat menyebabkan kematian.

Beberapa lama masa inkubasi virus flu burung?

  • Masa inkubasi virus flu burung adalah 2-10 hari setelah terpapar.
  • Akan tetapi, sebagian besar kasus menunjukkan gejala setelah 3-5 hari setelah terpapar oleh virus tersebut.

Bagaimana proteksi diri terhadap flu-burung?

  • Gunakan penutup mulut dan hidung, sarung tangan, dan sepatu boot apabila memasuki daerah yang telah terjangkiti atau sedang terjangkit virus flu burung.
  • Rajin cuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik setelah menangani unggas/burung.
  • Bersihkan pakaian dengan detergen, cairan alkohol (70%) atau pemutih/khlorin (0.5%) setelah menangani unggas/burung.
  • Segera cari pertolongan medis apabila timbul gejala-gejala demam, infeksi mata, dan/atau kesulitan bernafas.

Apakah virus flu burung ini menular dari manusia ke manusia?

  • Kemungkinan terjadi penularan antar manusia ke manusia telah terjadi seiring dengan kontak dengan pasien pada saat tahap akut penyakit ini.
  • Penularan terjadi dengan sangat terbatas dan tidak mudah menular antara manusia ke manusia.

Apakah ada obat untuk flu burung?

  • Tamiflu merupakan obat anti-viral utama untuk flu burung.
  • Tamiflu akan efektif apabila diberikan pada tahap awal perkembangan penyakit flu burung (maksimal 2 hari).
  • Tersedia di Puskesmas.

Apakah aman untuk memakan daging ayam & produk unggas/burung lainnya?

  • Aman untuk memakan produk-produk unggas apabila telah dimasak secara matang (goreng, rebus atau panggang).
  • Jangan memakan daging unggas yang masih berwarna merah muda atau telur setengah matang.

Tips untuk Ibu Rumah Tangga

  • Jangan takut & khawatir dengan isu flu burung
  • Unggas (ayam, itik, bebek, angsa, burung dara, puyuh, kalkun, burung unta)merupakan protein hewani yang mudah didapat, murah, aman dan sehat dikonsumsi
  • Tidak perlu khawatir dengan menghindari mengkonsumsi unggas dan produk unggas (telur, nugget, ayam goreng, ayam bakar, burung dara goreng, dll)
  • Pilihlah ayam potong/unggas potong yang segar, terlihat dari dagingnya yang baik, tidak lembek, tidak berwarna kehijauan/tidak terlihat bintik-bintik kehitaman/kebiruan/kemerahan
  • Hati-hati pula terhadap daging ayam yang dicelup formalin/direndam air kunyit
  • Utamakan membeli ayam potong di kios yang khusus menjual ayam potong atau di supermarket
  • Dengan sifat virus H5N1 yang tidak tahan dengan pemanasan à ibu-ibu cukup mengolah menu asal unggas dengan pilihan temperatur 80° C (1 menit), 60° C (30 menit), 56° C (3 jam)
  • Dengan mempersiapkan proses sebelum memasak, cukup dicuci dengan air keran atau air mengalir saja
  • Untuk telur dapat dibersihkan dan dicuci dengan sabun sebelum disimpan dalam kulkas
  • Apabila ingin disimpan dalam kulkas, bersihkan daging unggas, bungkus dengan plastik dan tempatkan dalam freezer
  • Flu burung tidak menular melalui telur, cuci dulu kulit telur sebelum mengkonsumsi telur ayam mentah atau setengah matang

 

UNTUK MENCEGAH FLU BURUNG

  1. Menghindari kontak dg sumber infeksi spt unggas sakit & kotorannya
  2. Menjaga kebersihan tempat pemeliharaan unggas & hewan lainnya
  3. Mencuci tangan dg air & sabun secara benar, khususnya setelah kontak dengan unggas & hewan lain
  4. Menggunakan alat pelindung (sarung tangan, masker, sepatu boot, dll) saat kontak dg kandang unggas atau hewan lain
  5. Memasak daging & telur unggas dg baik & benar.
  6. Etiket batuk/bersin,  menutup hidung dgn sapu tangan
  7. Segera melapor ke dinkes / peternakan jika ada kematian unggas atau hewan lain dlm jumlah besar & mendadak (surveilans berbasis masyarakat)
  8. Segera mengubur atau membakar unggas atau hewan lain yg mati mendadak & diduga krn flu burung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s